Little Things That Lead To Big Things

Pendidikan anak pada usia dini,yaitu umur dua sampai delapan tahun,mempunyai dampak cukup besar dalam mencegah anak terlibat dalam penggunaan obat-obatan terlarang dan sejenisnya.
Pada usia dini, anak sudah harus belajar beradaptasi dengan sekelilingnya, memahami dan mengalami segala sesuatu untuk pertama kalinya. Melalui pengalaman sehari-hari inilah pemahaman muncul, dimana mereka mulai membangun pemahaman mereka sendiri tentang bagaimana dunia dan hidup.

Sering kali orang dewasa tidak sabar dalam menghadapi kenakalan anak-anak usia dini. Mereka langsung saja memahami anak-anak dengan nada yang keras atau bahkan ringan tangan dalam mendidik. Jika ada kesempatan, adalah baik untuk menjelaskan mengapa kita tidak mau dia melakukan hal tersebut, mengapa itu baik atau buruk, apa akibatnya bagi dia dan bagi orang lain, dan memastikan anak itu tahu bahwa meski dia sudah melakuan kesalahan, kita sebagai orang tua/ guru/ caregiver masih mengasihi dia, bahwa yang kita tidak suka adalah kelakuannya dan bukan dia sebagai individu. Cobalah untuk seminimal mungkin menggunakan kata ‘tidak’ atau ‘jangan’.

Sering kali anak-anak usia dini membuat kita bingung dalam menjawab pertanyaan mereka yang datang bertubi-tubi. Menjawab dengan sabar, jelas dan konsisten, itu yang terbaik.
Tujuannya agar saat dia remaja nanti, dia tidak penasaran dan berbalik melakukan hal yang dilarang. Semakin banyak dia bertanya, semakin banyak informasi yang dia dapat, tujuannya agar di kemudian haripun dia akan bertanya kepada anda jika dia tidak yakin akan sesuatu, bahkan tentang narkoba sekalipun, dan bukan bertanya atau mencari tahu pada sumber yang salah yang hanya akan menjerumuskannya. Dengan terbiasa bertanya, karena dia yakin anda akan menjawab tanpa menghakimi, anak akan lebih terbuka pada anda.

Orangtua sedapat mungkin  mendidik anak tanpa harus mempermalukan dia di  depan orang banyak akan membuat dia menjadi anak yang ‘reserved/insecure’, bahkan beberapa anak menjadi lebih nakal jika menurut dia dengan cara tersebut dia akan mendapat perhatian anda. Beberapa dari mereka akan tumbuh menjadi anak dengan pribadi yang tertutup dan selalu takut untuk bertanya. Jika ini sudah tertanam dalam pikirannya, hal berikut yang mungkin terjadi adalah saat menginjak remaja, dia lebih memilih temannya daripada anda. Saat-saat di mana datang tekanan dari teman sebayanya, anak yang insecure terhadap dirinya sendiri akan jauh lebih mudah terbujuk untuk mencoba narkoba dibanding mereka yang merasa ‘secure’.

Ditulis oleh: Oleh Inge Anugrah M.Ed. 

diposting di http://www.pelangi-tc.com
Sumber: Buku Raising Drug-Free Children

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s