5 Prinsip Positive Parenting

BAGI orangtua prinsip positive parenting sebaiknya diterapkan saat medidik anak. Pola asuh ini sangat bermanfaat menjadikan anak mampu menghadapi persaingan pada masa depan.

Untuk menjadikan anak tangguh, siap menghadapi persaingan, dan tantangan masa depan, ternyata pintar saja tidak cukup. Psikolog sekaligus play therapist dari Universitas Indonesia, Dra Mayke S Tedjasaputra MSi, menyebutkan, menjadi orangtua yang menerapkan prinsippositive parenting adalah salah satu cara untuk menjadikan anak mampu menghadapi persaingan pada masa depan.

Positive parenting adalah pola pengasuhan yang dilakukan orangtua dengan cara suportif, konstruktif, serta menyenangkan bagi anak,” ujar psikolog yang juga staf pengajar bagian psikologi perkembangan pada Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini.

Mayke mengatakan, menjadi orang suportif berarti mendukung perkembangan anak, sedangkan konstruktif yaitu dilakukan dengan cara yang positif serta menghindari kekerasan dan hukuman, serta menyenangkan dilakukan melalui kegiatan bermain.

Ahli gizi dari Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia, Dr Saptawati Bardosono, menuturkan bahwa si kecil butuh kemampuan untuk menghadapi masa depannya, seperti bagaimana kemampuan untuk mudah bergaul, tangguh, dan percaya diri dalam menghadapi masa depan. Kesemuanya itu harus orangtua terutama ibu, persiapkan sejak dini. ”Dukungan positif bunda adalah cara yang paling efektif untuk mempersiapkan bekal masa depan si kecil,” katanya dalam acara yang sama.

Saptawati mengatakan, positive parenting itu memberikan manfaat yang baik dalam membesarkan dan pertumbuhan anak. Terdapat lima strategi terbaik untuk meningkatkan nutrisi dan mendukung kebiasaan makan yang baik. Di antaranya, terjadwalnya hidangan makanan keluarga, menghidangkan berbagai variasi makanan utama dan makanan selingan yang sehat, serta melibatkan anak dalam proses pemilihan hidangan makanan. Selain itu, hindari konflik karena masalah makanan.

”Jadilah diri orang tua untuk menjadi contoh dengan selalu mengonsumsi makanan sehat,” sarannya. Apa saja lima prinsip positive parenting tersebut?


Lingkungan yang aman dan mendukung

Kondisi ini bisa menjadi langkah awal yang baik bagi anak untuk mengeksplorasi dunianya. Dalam prinsip ini, orangtua harus percaya diri dalam membesarkan anak, tidak mudah waswas akan lingkungan anak selain di rumah. ”Karena dengan begitu, orangtua juga berarti memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada anak untuk mencoba hal-hal yang baru,”  tuturnya dalam acara peresmian ”Rumah Dancow Parenting Center” di Jakarta.


Perhatian dan dukungan positif terhadap pertumbuhan anak

Perhatian ini penting sekali untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan membina hubungan yang sehat dan lekat dengan anak. Hal ini bisa dilakukan dengan sengaja menyisihkan waktu untuk melakukan kegiatan bersama dan berkomunikasi dengan anak. Apa yang Anda lakukan ini bisa menjadikan anak merasa dicintai. ”Atau bisa juga dilakukan dengan berkomunikasi bersama anak dengan bahasa yang terstruktur. Komunikasi yang efektif, bisa mendorong terciptanya keterbukaan,” ucapnya.


Tanamkan nilai positif secara konsisten

Nilai positif yang konsisten akan menumbuhkan tanggung jawab. Prinsip tersebut bisa diterapkan dengan cara memberikan contoh dan teladan yang baik bagi si kecil, semisal tidak mencontohkan anak bermalas-malasan untuk bangun pada hari anak sekolah. ”Terapkan dengan cara memberikan rambu-rambu pada anak tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” pesannya.


Melakukan pemahaman dan memberikan stimulus

Stimulasi yang sesuai dengan kelebihan anak adalah landasan yang kuat untuk anak bisa tumbuh kembang secara optimal. Pertumbuhan optimal inilah yang membuat anak siap menghadapi dunianya. Prinsip tersebut dilakukan dengan mengetahui apa kelebihan dan kekurangan anak, serta memberikan pujian yang sesuai ketika anak berhasil mengerjakan sesuatu dan memberikan dukungan ketika anak mengalami kegagalan atau ragu-ragu.


Atasi Stres

Dengan stres, komunikasi positif dengan anak tak akan berjalan dengan baik. Menghilangkan stres bisa dimulai dengan hal-hal yang ringan, seperti belajar mengendalikan diri dalam mengatasi emosi negatif, membantu mencari problem solution, atau mencari jalan keluar ketika anak sedang dalam masalah. ”Membina komunikasi terbuka antarpasangan atau dengan orang yang terlibat dalam pengasuhan anak juga sebaiknya dilakukan untuk menerapkan prinsip ini,” ucapnya.
(Koran SI/Koran SI/tty)/www.okezone.com

Iklan

Komentar Dinonaktifkan pada 5 Prinsip Positive Parenting

Filed under Uncategorized

Komentar ditutup.